Indonesia menurut saya adalah sebuah negara yang kaya akan air terjun cantik, salah satunya adalah Madakaripura, sebuah air terjun luar biasa di kota Probolinggo, tepat di bawah kaki Gunung Bromo.
Ketika tiba di pintu gerbang, kita disambut oleh Patung Mahapatih Gajahmada yang (bagi saya pribadi) luar biasa gagah dan memberi kesan magis. Madakaripura sendiri punya hubungan erat dengan salah satu tokoh paling berpengaruh dalam sejarah kerajaan kuno Indonesia tersebut. Konon, Madakaripura adalah tempat patih dari kerajaan Majapahit melakukan tapa suci di dalam gua di balik air terjun yang kemudian memunculkan wangsit untuk bersumpah pahala menyatukan seluruh nusantara.
Untuk menuju ke lokasi butuh sekitar... (okey let me skip this part, a lot of you can get more appropriate number by google). Jalan sampai ke pintu gerbang Madakaripura sih lumayan oke dan sudah beraspal. Begitu sampai pintu gerbang kita akan disambut oleh bapak-bapak yang menawarkan jasa pemandu dan penjual berbagai kelengkapan tracking. Oiya sebelum berangkat pastikan kamu membawa jas hujan, sendal gunung yang pas kaki dan pakaian ganti ya karena dipastikan kamu akan berbasah-basahan. Bapak-bapak pemandu ini kelakuannya rada nyebelin sih, berbekal ngancem kalo ada banjir bandang dan kesasar mereka ga akan bantuin dan ga tanggungjawab, kita dijutekin karena ga mau pakai jasa mereka (well dude, I think you should learn how to be a good guide, nyari uang dengan maksa gitu ga akan bawa lo kemana-mana juga).
So....let start our journey...pada hari di saat saya dan teman-teman melakukan perjalanan, cuaca sedang tidak bagus. Awan menggelayut gelap, hujan mulai turun lumayan deras. Rada ngeri karena sungai yang akan kita sebrangi beberapa kali sudah mulai deras dan berwarna coklat susu. Saran saya, kalau tidak pakai jasa pemandu, at least lo punya teman-teman cowok to rely on, believe me, walau kamu cewe kuat, ga akan ada gunanya jika harus menghadapi kondisi alam yang ganas. Berpeganglah pada teman-teman cowo (yang seharusnya) lebih kuat dan dengan sukarela mau menolong.
Selama perjalanan dimana harus kita harus menyebrangi sungai deras beberapa kali dengan kedalaman sampai lutut kaki, kita juga akan disuguhi pemandangan alam perawan yang cantik banget. Boleh sih ambil beberapa foto, tapi sebaiknya kalau cuaca sedang buruk dan kamu benar-benar pengen liat air terjunnya sebaiknya ayoo lekas kita pergi saja. Jangan lupa, jas hujannya mulai dipakai ya.
Nah...air terjun sudah mulai kelihatan...kucuran air yang menyerupai tirai air membuat kita basah dan juga berteriak kegirangan, semua lelah tiba-tiba hilang. Sayangnya, karena cuaca makin buruk, saya hanya bisa melihat pusat air terjun dari jarak 50 meter. Saya tidak bisa naik lebih jauh lagi karena tentu saja berbahaya (in a wild nature, you should take a limit of your self, believe with your intuition).
Sayang ya...untuk air terjun seindah ini, sarana infrastruktur tidak dibangun memadai, pemerintah seolah lepas tangan dan membiarkan objek alam ini dipegang oleh beberapa preman sekitar yang sok iye. Padahal untuk menyebrangi sungai kan bisa saja dibangun jembatan untuk memudahkan pengunjung.Kalau air terjun ini makin ramai bukankah yang akan mendapat keuntungan juga warga sekitar??
Ah sudahlah...yang pasti Madakaripura adalah salah satu objek wisata yang harus masuk dalam list kunjunganmu jika ke Jawa Timur. It’s beautiful and breathtaking.
Minggu, 27 April 2014
Senin, 07 Oktober 2013
World War Z : Let me present Brad Pitt as; Dad…

Saya melihat Brad Pitt sudah memerankan banyak peran. Sebut saja: playboy, orang gila, komandan perang, koboi romantis, vampire seksi, pahlawan Romawi Kuno, pembunuh bayaran yang super ganteng…tapi tidak pernah sebagai seorang ayah yang berdedikasi. Yap dia pernah jadi ayah di Legend of The Falls atau di Curious Case of Benjamin Button atau di The Tree of Life tapi tidak pernah sepantas ketika dia jadi ayah di World War Z. Konon dia mengambil peran ini memang dipersembahkan untuk keenam putra-putrinya. And you know what? I love how we can see him change the Hollywood role from The Sexiest Man alive into an ordinary daddy.
So…that’s my main highlight from this movie. Sisanya fim ini adalah film apocalypse menawan yang membuatmu nyaris tidak bisa mengalihkan mata barang sejenak. Filmnya dirancang cepat dan brutal, nyaris tidak ada kisah menye-menye dan loveline ga penting. World War Z seperti another zombie movie bercerita tentang bagaimana semua ini dimulai, Bagaimana manusia bisa berubah jadi zombie setelah terkena gigitan hanya dalam waktu 12 detik, tentang bagaimana cara manusia yang tersisa bertahan dari wabah mengerikan ini dan akhirnya bagaimana manusia menolak untuk pasrah dan memilih untuk melawan mahluk yang dulunya satu spesies dengan mereka.
Selasa, 25 Juni 2013
Superman : Man of Steel Extremely Loud.
Yup ini dia the latest installment from one of the most famous superhero in the world : Superman. Dibayang-bayangi kegagalan Superman Returns di tahun 2006 (which is menurut aku sih ga jelek-jelek banget, ga tau kenapa banyak orang mengganggapnya sebagai film gagal) Superman mencoba kembali, kali ini sepertinya ditangani oleh orang yang tepat Zack Snyder as the director dan masternya film super hero Christoper Nolan (Batman trilogy) as executive producer.
So…in this new Superman, everything shall begin from Planet of Krypton where Kal-El was born. Diceritakan Kal El lahir saat Krypton sedang di ambang Doomsday dan mengalami kudeta dari Jendral Zod. JoR El dan Lara, orangtua Kal El akhinya mengirim sang putra ke bumi demi keselamatannya. Kemudian kita bisa menyaksikan bagaiman bayi tersebut kemudian menjadi Clark Kent putra dari Jonathan dan Martha Kent, dan menemukan jati dirinya sebagai seorang Superman, mahluk dari planet asing yang kemudian memilih untuk melindungi bumi tempat dia dibesarkan dan…oh ya tentu saja tentang bagaimana dia menemukan love of his life Lois Lane.
Menurut aku sih film ini berusaha untuk menjelaskan berbagai hal yang ada di Superman-Superman sebelumnya agar bisa diterima nalar. Seperti misalnya darimana Clark mendapatkan kostum biru-merahnya (tanpa celana dalam merah di luar sekarang), apa makna lambang S di dada (yang bukan karena superman narsis terus kemudian mencantumkan logo S kepanjangan dari superman), kenapa kekuatan Superman tiba-tiba melemah saat ada batu Krypton (but nope…there is no green krypton rocks here) dan kenapa dia harus pake kacamata (bukan karena matanya bisa ngebakar orang juga sih)
My highlight goes to Henry Cavill…awalnya agak ragu kalau dia bisa memerankan new Superman, mengingat karakter wajahnya yang ga boyish, tapi begitu dia muncul…dan langsung topless, aih itu otot….he should plays as Superman at least for the next two sequels I guess hahaha….. filmya sangat riuh, kita ga dibiarkan untuk menarik napas barang sejenak. Satu ketegangan disusul ketegangan yang lain, musik latarnya megah, mirip Dark Knight (I think Nolan brought his influence here). Lowlightnya....uhm , there’s almost no deep story in this movie, semuanya seperti hanya berkesan tempelan untuk membawa satu aksi CGI ke aksi CGI yang lain, filmnya jadi berasa kurang manusiawi (film superhero paling manusiawi bagi aku adalah spiderman)dan terlalu banyak visual effect heboh.
Yang harus muncul di sekuelnya (I hope there is) : Lex Luthor yang aku yakin kalo ada sekuelnya bakal muncul di film kedua (like Joker appeared in 2nd movie of Batman), another story from Lois-Clark please…gimana mereka berburu berita, berantem-berantem kocaknya mereka (humor salah satu yang kurang di Man of Steel, it was a very serious superhero movie)-walau banyak yang bilang lovelinenya Lois-Clark kurang di Man of Steel, tapi menurut aku sih pas loh…it just a beginning, don’trush to end the story gitu lah. Yang bikin seneng di film ini justru kehadiran beberapa actor senior seperti Kevin Costner, Diane Lane dan Russel Crowe sebagai orang tua Superman yang penuh karisma dan entah kenapa menyejukkan di antara sekian banyak ledakan di film ini.
Overall…Man of Steel is one of the must watch movie in your life (or at leat in 2013), it brings Superman to the next level and equal with another Superhero.
Quote of the movie : People afraid of what they don’t understand –Jonathan Kent
So…in this new Superman, everything shall begin from Planet of Krypton where Kal-El was born. Diceritakan Kal El lahir saat Krypton sedang di ambang Doomsday dan mengalami kudeta dari Jendral Zod. JoR El dan Lara, orangtua Kal El akhinya mengirim sang putra ke bumi demi keselamatannya. Kemudian kita bisa menyaksikan bagaiman bayi tersebut kemudian menjadi Clark Kent putra dari Jonathan dan Martha Kent, dan menemukan jati dirinya sebagai seorang Superman, mahluk dari planet asing yang kemudian memilih untuk melindungi bumi tempat dia dibesarkan dan…oh ya tentu saja tentang bagaimana dia menemukan love of his life Lois Lane.
Menurut aku sih film ini berusaha untuk menjelaskan berbagai hal yang ada di Superman-Superman sebelumnya agar bisa diterima nalar. Seperti misalnya darimana Clark mendapatkan kostum biru-merahnya (tanpa celana dalam merah di luar sekarang), apa makna lambang S di dada (yang bukan karena superman narsis terus kemudian mencantumkan logo S kepanjangan dari superman), kenapa kekuatan Superman tiba-tiba melemah saat ada batu Krypton (but nope…there is no green krypton rocks here) dan kenapa dia harus pake kacamata (bukan karena matanya bisa ngebakar orang juga sih)
My highlight goes to Henry Cavill…awalnya agak ragu kalau dia bisa memerankan new Superman, mengingat karakter wajahnya yang ga boyish, tapi begitu dia muncul…dan langsung topless, aih itu otot….he should plays as Superman at least for the next two sequels I guess hahaha….. filmya sangat riuh, kita ga dibiarkan untuk menarik napas barang sejenak. Satu ketegangan disusul ketegangan yang lain, musik latarnya megah, mirip Dark Knight (I think Nolan brought his influence here). Lowlightnya....uhm , there’s almost no deep story in this movie, semuanya seperti hanya berkesan tempelan untuk membawa satu aksi CGI ke aksi CGI yang lain, filmnya jadi berasa kurang manusiawi (film superhero paling manusiawi bagi aku adalah spiderman)dan terlalu banyak visual effect heboh.
Yang harus muncul di sekuelnya (I hope there is) : Lex Luthor yang aku yakin kalo ada sekuelnya bakal muncul di film kedua (like Joker appeared in 2nd movie of Batman), another story from Lois-Clark please…gimana mereka berburu berita, berantem-berantem kocaknya mereka (humor salah satu yang kurang di Man of Steel, it was a very serious superhero movie)-walau banyak yang bilang lovelinenya Lois-Clark kurang di Man of Steel, tapi menurut aku sih pas loh…it just a beginning, don’trush to end the story gitu lah. Yang bikin seneng di film ini justru kehadiran beberapa actor senior seperti Kevin Costner, Diane Lane dan Russel Crowe sebagai orang tua Superman yang penuh karisma dan entah kenapa menyejukkan di antara sekian banyak ledakan di film ini.
Overall…Man of Steel is one of the must watch movie in your life (or at leat in 2013), it brings Superman to the next level and equal with another Superhero.
Quote of the movie : People afraid of what they don’t understand –Jonathan Kent
Jumat, 17 Mei 2013
Warm Bodies : Quite Warming Isn’t?
Awalnya ngira warm bodies adalah another zombie movie, trus nonton trailernya, dan saya langsung memasukkan film ini dalam list must watch movie on 2013, karena film ini ternyata kisah cinta antara seorang manusia dengan seorang err…let say mayat hidup. Dan yang bikin saya makin tertarik adalah bintang utamanya….Nicholas Hoult, saya ngga sangka kalau dia adalah pemuda yang sama dengan yang saya temui lebih dari sepuluh tahun lalu dalam sebuah film bersama Hugh Grant-About A Boy-, well Hoult dalam ingatan saya adalah seorang bocah Inggris sepuluh tahun berpipi chubby dan bermata biru, and suddenly he turns into a handsome tall young man. Love him immediately.
Kalo kamu pikir film ini bakal 11-12 dengan Twilight Saga, well you totally wrong. Warm Bodies jauh lebih keren dan lebih realistis dibanding dengan Twilight. Kisahnya tentang seorang Zombie yang sedikit berbeda dengan zombie-zombie lainnya, dia bisa sedikit berpikir dan sedikit lebih tampan , he named himself as R. Lalu suatu hari, saat R sedang cari mangsa (which is human of course) dia bertemu dengan Julie (Teresa Palmer) seorang gadis yang masih manusia. Jantung R yang sudah lama mati, seketika berdegup melihat Julie, dan kisah cinta mereka dimulai disitu, kisah cinta yang membawa perubahan pada konstelasi peradaban manusia dan zombie.
Beberapa poin plus film ini adalah Nicholas Hoult yang sukses jadi geek zombie, soundtracknya keren-keren (banget!!) dan film ini tanpa terduga juga sangat lucu. Saya jamin kalo kamu suka Twilight, kamu bakal suka banget sama film ini, kalo kamu benci banget sama Twilight, paling ngga kamu ngga akan benci-benci amatlah sama Warm Bodies. Oiya satu lagi…Teresa Palmer ini mirip banget sama K-Stew ya…serius.
Favourite song in this movie : Hungry Heart-Bruce Springsteen
Kamis, 09 Mei 2013
The Lucky One : Film Menye-menye yang bikin saya senyam-senyum
The Lucky One diangkat dari novel Nicholas Sparks (A Walk to Remember, Message in a Bottle, Night in Rodhante, Dear John) Ceritanya dangkal, klise dan bisa ditebak. Tapi biasalah….cewek dikasih film menye-menye begini ya tetep aja suka. Beside cinematography film ini cantik banget (ga tau ya….film berjalan cerita tercemen pun, kalo sinematografinya bagus seperti termaafkan buat saya). ah…dan satu lagi Zac Efron still just another pretty face with bad acting. Sepertinya dia salah menerjemahkan kekakuan seorang tentara dengan berwajah poker…untunglah kamu ganteng sekali Zac.
Selasa, 12 Maret 2013
Life Of Pi : It is an art movie
So...i decided to watch some of oscar movies this holiday, started with Life of Pi. Life of Pi diadaptasi dari novel berjudul sama karangan Yan Martel. Awalnya banyak yang menyebut bahwa Life of Pi adalah buku yang nearly impossible adapted into a movie. But hei....Ang Lee sukses bikin saya terkagum-kagum dengan maha karya seni yang dibuatnya. Life of Pi menjadi film yang bak lukisan di sepanjang dua jam durasinya.
Cerita berawal di masa kini, saat seorang pria India (Irfan Khan) sedang menjamu tamunya (Rafe Spall) yang tidak bernama di sepanjang film (then we called him as writer). Writer ingin memuat kisah si pria India ini yang konon punya kisah hidup luar biasa ke dalam sebuah buku. Maka sepanjang cerita kita akan disuguhi kisah dari Pi Patel si pria India tersebut (and oh anyway, aku baru tau spellingnya bukan pi tapi Pai). Pi punya nama unik Piscine Molitor Patel yang ternyata berasal dari nama kolam renang umum di Perancis. Ayahnya(Adil Husain) seorang pemilik Kebun Binatang di Delhi dan Ibunya(Tabu) seorang botanis. Sepanjang masa kecilnya Pi jadi bahan olok-olok teman-temannya karena namanya yang kalau diucapkan seperti Pee. saat umur 12 tahun, Pi memutuskan untuk jadi pemeluk seluruh agama di dunia, karena dia menemukan kedamaian dari masing-masing agama itu dalam hatinya.
Saat remaja, ayah Pi memutuskan untuk menjual kebun binatang miliknya dan memindahkan seluruh keluarganya ke Kanada. Mereka naik kapal laut Jepang menuju Kanada. Di tengah perjalanan, kapal diterjang badai, menewaskan hampir seluruh penumpangnya, kecuali Pi remaja (Suraj Sharma) yang berhasil menyelamatkan diri dengan sebuah sekoci beserta beberapa hewan milik ayahnya. Jadilah Pi terkatung-katung dalam sekoci yang seakan-akan jadi bahtera nabi Nuh dengan hewan-hewan di laut lepas. Sepanjang perjalananan, akhirnya hewan-hewan tersebut mengalami siklus rantai makanan, sehingga meninggalkan mereka yang paling mampu bertahan hidup, Pi dan seekor Harimau bengali bernama Richard Parker.
Secara cerita sih, Life of Pi mirip-mirip Cast Away, bagaimana si Pi ini selain berusaha tetap hidup di tengah lautan antah berantah juga berusaha tetap waras. Kalau Tom Hanks kemudian punya teman imaginatif sebuah bola bernama Wilson, nah Pi punya teman perjalanan seekor harimau yang sewaktu-waktu bisa saja memakan Pi kalau dia kelaparan. Sinematografi film ini emang gokil, we know Ang Lee as an artistic director, Life of Pi sih menurutku adalah salah satu pencapaian luar biasa dari Ang Lee secara seni. Kalau kamu mau memanjakan mata dengan gambar-gambar spektakuler...go watch this movie :))
So...i decided to watch some of oscar movies this holiday, started with Life of Pi. Life of Pi diadaptasi dari novel berjudul sama karangan Yan Martel. Awalnya banyak yang menyebut bahwa Life of Pi adalah buku yang nearly impossible adapted into a movie. But hei....Ang Lee sukses bikin saya terkagum-kagum dengan maha karya seni yang dibuatnya. Life of Pi menjadi film yang bak lukisan di sepanjang dua jam durasinya.
Cerita berawal di masa kini, saat seorang pria India (Irfan Khan) sedang menjamu tamunya (Rafe Spall) yang tidak bernama di sepanjang film (then we called him as writer). Writer ingin memuat kisah si pria India ini yang konon punya kisah hidup luar biasa ke dalam sebuah buku. Maka sepanjang cerita kita akan disuguhi kisah dari Pi Patel si pria India tersebut (and oh anyway, aku baru tau spellingnya bukan pi tapi Pai). Pi punya nama unik Piscine Molitor Patel yang ternyata berasal dari nama kolam renang umum di Perancis. Ayahnya(Adil Husain) seorang pemilik Kebun Binatang di Delhi dan Ibunya(Tabu) seorang botanis. Sepanjang masa kecilnya Pi jadi bahan olok-olok teman-temannya karena namanya yang kalau diucapkan seperti Pee. saat umur 12 tahun, Pi memutuskan untuk jadi pemeluk seluruh agama di dunia, karena dia menemukan kedamaian dari masing-masing agama itu dalam hatinya.
Saat remaja, ayah Pi memutuskan untuk menjual kebun binatang miliknya dan memindahkan seluruh keluarganya ke Kanada. Mereka naik kapal laut Jepang menuju Kanada. Di tengah perjalanan, kapal diterjang badai, menewaskan hampir seluruh penumpangnya, kecuali Pi remaja (Suraj Sharma) yang berhasil menyelamatkan diri dengan sebuah sekoci beserta beberapa hewan milik ayahnya. Jadilah Pi terkatung-katung dalam sekoci yang seakan-akan jadi bahtera nabi Nuh dengan hewan-hewan di laut lepas. Sepanjang perjalananan, akhirnya hewan-hewan tersebut mengalami siklus rantai makanan, sehingga meninggalkan mereka yang paling mampu bertahan hidup, Pi dan seekor Harimau bengali bernama Richard Parker.
Secara cerita sih, Life of Pi mirip-mirip Cast Away, bagaimana si Pi ini selain berusaha tetap hidup di tengah lautan antah berantah juga berusaha tetap waras. Kalau Tom Hanks kemudian punya teman imaginatif sebuah bola bernama Wilson, nah Pi punya teman perjalanan seekor harimau yang sewaktu-waktu bisa saja memakan Pi kalau dia kelaparan. Sinematografi film ini emang gokil, we know Ang Lee as an artistic director, Life of Pi sih menurutku adalah salah satu pencapaian luar biasa dari Ang Lee secara seni. Kalau kamu mau memanjakan mata dengan gambar-gambar spektakuler...go watch this movie :))
Rabu, 30 Januari 2013
Dr Seuss, The Lorax : Film kartun seperti toples berisi permen warna warni
The Lorax diawali dengan perkenalan kita pada sebuah kota bernama Thneedville, kota yang semua tetumbuhannya terbuat dari plastik dan udara segar harus dibeli dari agen tunggal rese bernama O’hare. Sampai suatu hari, Ted(Zac Efron) yang ingin mengesankan gadis yang disukainya Audrey (Taylor Swift), berusaha mencari pohon yang asli tumbuh dari tanah. Bertemulah Ted dengan Once-ler (Ed Helms), seorang kakek yang tinggal sendirian nun jauh di daerah terlarang di luar Thneedville. Dari Once-ler bergulir kisah tentang asal muasal mengapa semua pohon punah dari kota dan si mahluk penjaga hutan Lorax (Danny De Vito).
The Lorax sih menurut saya ceritanya standar. Tokoh Once-Ler kurang original karena sekilas mengingatkan saya pada Willy Wonka. Tapi…film ini punya nilai edukasi yang baik buat anak-anak kita tentang bagaimana akibatnya jika hutan-hutan yang ada saat ini habis ditebangi akibat keserakahan pengusaha-pengusaha mata duitan. Gambar-gambar indah hutan yang daun-daunnya seperti permen kapas berwarna warni akan menarik perhatian siapapun yang menontonnya. Jadi kalau mau mengajarkan anak-anak kita mengenai pentingnya menjaga alam, The Lorax akan jadi pilihan yang manis.
Unless someone like you,
Cares a whole awful lot
Nothing is going to get better.
It’s Not.
-Dr Seuss
Senin, 28 Januari 2013
Argo : Loooveee This Movie
So…yang terlintas pertama dalam pikiran saya setelah menonton film ini adalah : untunglah Ben Affleck memilih menikahi Jennifer yang lain. Kita pernah mengenal Ben Affleck sebagai pemenang Oscar untuk best original screenplay bersama sahabatnya Matt Damon dalam Good Will Hunting. Kemudian dia pacaran dengan Jennifer Lopez yang selanjutnya bersama-sama menghasilkan film-film terburuk sepanjang masa seperti Gigli dan Jersey Girl. Karier acting Affleck sendiri menurut saya standar-standar saja, perannya yang paling saya ingat justru saat jadi astronot dadakan dalam Armageddon. Beruntung Affleck back to the track. Putus dari J-Lo dan menikah dengan Jennifer Garner, Ben Affleck mulai menyutradarai film. Saya sudah nonton 2 diantaranya, yaitu The Town dan Argo, dua-duanya film bagus sehingga saya pantas menyebut bahwa Affleck sebenarnya lebih berbakat berada di belakang layar dan jadi sutradara.
Argo diangkat dari kisah nyata di Iran pada tahun 1979 saat terjadi penggulingan kekuasaan atas monarki Shah Reza Pahlevi. Saat itu, rakyat Iran yang marah karena Amerika Serikat mengizinkan raja mereka kabur ke negeri Paman Sam mengepung kedutaan besar AS di Teheran. Puluhan orang disandera, namun 6 diantaranya berhasil kabur dan bersembunyi di kedubes Kanada. Nah…Argo bercerita bagaimana upaya agen CIA Tony Mendez berusaha memulangkan keenam orang diplomat yang berhasil kabur tersebut kembali ke negaranya di tengah sentiment anti Amerika yang sedang hangat-hangatnya di Iran.
Argo berhasil membawa kita ke Iran tahun 1979, saat Negara tersebut belum setertutup sekarang. Affleck cukup rapi dalam mereka ulang kejadian penyanderaan tersebut ditambah dengan beberapa unsur dramatisasi untuk menambah ketegangan dalam film. Saran saya saat nonton film ini : lebih sedikit tahu akan lebih seru. It’s a strong and breathtaking movie that not easy to forget. Jadi rasanya pantas menganugerahkan berbagai penghargaan untuk film ini dan tentu saja untuk the man who returns, Ben Affleck.
Rabu, 23 Januari 2013
Snow White and The Huntsman: Ketika Putri Salju tidak cuma bisa menyanyi dan membersihkan rumah kurcaci
Butuh waktu cukup lama bagi saya untuk akhirnya memutuskan mencoba nonton film ini. Alasannya simple : 1) saya kecewa dengan beberapa adaptasi dongeng masa kecil saya ke dalam film layar lebar seperti Red Riding Hood (bayangkan si red riding hood punya anak dari serigala pemburunya, totally weird) dan Mirror-Mirror (film apaan sih ini??) dan 2)sedikit banyak, overrated scandal between Kristen Stewart and the director Rupert Sanders bikin saya rada ilfil.
Tapi…berhubung beberapa situs film menobatkan film ini sebagai film yang wajib ditonton tahun 2012, maka saya akhirnya memutuskan untuk baiklah…why don’t we try?
Dan hasilnya….sama sekali tidak mengecewakan. Ceritanya sendiri tidak melenceng jauh dari alur cerita Snow White yang original. Snow White (Kristen Stewart) lahir dengan kecantikan luar biasa (rambut hitam pekat, kulit seputih salju, bibir semerah mawar) dikurung oleh ibu tirinya Ravenna (Charlize Theron) yang jahat di menara istana. Saat dewasa, Snow White berhasil kabur dari penjara, Ravenna mengutus Huntsman (Chris Hemsworth) untuk memburu putri salju. Alih-alih menangkap putri, Huntsman malah menolong dan jatuh hati pada buruannya. Dalam perjalanan, mereka bertemu 7 kurcaci, masuk hutan penuh peri, dan tentu saja dipertemukan dengan si Prince Charming William (Sam Claflin). Snow White diracun saat makan apel, dihidupkan kembali oleh ciuman cinta sejatinya, dan ini yang agak beda, terjun langsung ke medan perang untuk menjatuhkan tirani Ravenna.
Terlepas dari acting Kristen Stewart as Snow White yang masih so-so, film ini layak ditonton. Kolosalnya dapet, darknya dapet, sinematografinya luar biasa, alur ceritanya tertata rapi. Salut untuk Rupert Sanders dalam film panjang pertamanya (yang sayangnya ga bakal kita nikmati lagi di sekuelnya gara-gara kasus selingkuh cemen itu). Dan my standing applause goes to…..Charlize Theron as Ravenna, Ratu jahat ibu tirinya Snow White yang terobsesi dengan kecantikan dan usia muda. Aktingnya luar biasa sakit, we can see her pain, her menace, her obsession, and her cold blood. Ga salah lah ya dia pernah dapet Oscar untuk aktingnya. She’s not just another blonde Hollywood actress.
Kamis, 17 Januari 2013
Zombieland : Membunuh Zombie tidak pernah semenyenangkan ini
Lupakan tentang Resident Evil, Zombieland bisa dibilang versi ceria dari film tersebut, dimana jagoan kita adalah seorang pemuda cupu yang punya banyak peraturan sederhana untuk selamat dari kota yang dipenuhi mayat-mayat hidup .
So…Zombieland adalah film simpel tentang perjalanan sekelompok manusia-manusia terakhir di dunia yang berjuang untuk tetap jadi manusia di tengah Amerika Serikat yang populasinya nyaris punah karena serangan zombie. Empat tokoh utama kita tidak punya nama dalam film ini, mereka hanya ditandai oleh daerah yang mereka ingin tuju dalam perjalanan mereka, yaitu Columbus (Jesse Eisenberg), Tallahasse (woody Harrelson), Wichita (Emma Stone) dan Little Rock (Abigail Breslin).
Walaupun temanya horror, dan dipenuhi muncratan darah dan lemparan organ tubuh manusia, film ini justru jauh dari kesan menakutkan. Zombieland adalah film ringan yang bisa membuat kamu tertawa terbahak-bahak di sepanjang film. Saran saya sih, walau ringan, kalau kamu ga kuat lihat darah dan jijikan, mending pilih film lain deh ya.
Rabu, 02 Januari 2013
The Cabin in The Wood, Film horror yang mentertawakan genre film horror lainnya.
The Cabin in The Wood dibuka dengan adegan di sebuah laboratorium besar entah dimana dengan 2 orang pria pekerja lab yang sedang membicarakan masalah istri-istri mereka layaknya pekerja kantoran lainnya, jujur saya awalnya ngga ngerti kolerasi laboratorium ini dengan para pemeran utama kita. Tapi saya ga akan mau cerita banyak tentang para pekerja lab ini, believe me masalah iblis ternyata bisa diuji dan dilab rupanya.
Lalu setting pindah ke adegan klise pembuka film horror lainnya, seorang mahasiswi baik-baik polos Dana (Kisten Connolly) dan sahabat perempuannya yang bitchy Jules (Anna Hutchison) sedang merencanakan sebuah perjalanan liburan bersama pacar Jules Curt (Chris Hemsworth-omg, omg-), seorang mahasiswa tampan yang akan dicomblangi dengan Dana, Holden (Jesse Wiliams) dan si tukang teler Marty (Fran Kranz) yang konyol . mereka akan pergi liburan ke sebuah pondok milik sepupu Kurt di gunung yang tentu saja ada danaunya. Dan disanalah horror dimulai.
Kalau kamu berharap bahwa semua anak muda itu akan mati lalu mahluk horror kita juga akan mati kemudian bangkit lagi, well nanti dulu…..pada akhirnya The Cabin in The Wood melenceng dari pakem itu, ceritanya tetap ga masuk akal, tapi kalau saya sendiri sih kemudian nyaris tertawa terbahak-bahak nonton film ini. Bukan tawa yang meremehkan, tapi tawa kagum karena Cabin mampu memberikan twist yang menyegarkan di tengah film, ah anyway you should watch it by yourself. Yang pasti film ini ga cuma sekedar genangan darah, music yang bikin kaget, dan perempuan-perempuan blonde bodoh yang berlari kesana kemari di sepanjang film. The Cabin in The Wood is my best horror in 2012.
Reply 1997, Brings back Our High School Memory
This is it, best Korean drama in 2012 so far (IMHO ya)…scenario cerdas, acting keren, eksekusi kece.
Reply 1997 ditayangkan di tv kabel TvN dan merebut rating tertinggi sepanjang sejarah tv kabel di Korea Selatan.
Cerita diawali dengan sebuah acara reuni SMA di sebuah café tahun 2012. Disana kita diperkenalkan pada tokoh utama kita Sung Shi Won yang urakan. Lalu cerita meloncat mundur ke tahun 1997, dimana Shi Won yang berusia 16 tahun adalah fans garis keras dari boyband yang konon paling hits di zamannya : HOT. Lalu kita akan bertemu dengan sahabat Shi Won sedari kecil Yoon Yoon Jae, pemuda yatim piatu tampan, dan cerdas yang merupakan putra sahabat orangtua Shi Won. Dan muncullah tokoh-tokoh lainnya yang melengkapi cerita anak SMA tahun 97an ini, Joon Hee yang manis, Sung Jae yang banyak bicara, Hak Chan yang suka nonton video porno tapi takut sama wanita dalam dunia nyata, dan Yoo Jung yang naksir Yoon Jae.
Seri beralur kilas balik ini berjalan seru, karena di setiap episodenya penonton dibuat penasaran oleh clue-clue mengenai bagaimana masa depan Shi Won, siapa yang akan dia nikahi (yang ternyata adalah salah seorang yang hadir pas Reuni), dan bagaimana nasib teman-temannya yang lain.
Jadi, kalo kamu sudah mulai bosan dengan cerita K-Drama yang itu-itu aja (tahun 2012 ini jarang banget ada drama korea yang lucu dan segar), Reply 1997 is a well recommended drama, dimana saya bisa ketawa ngakak sekaligus mewek ga karuan dalam satu scene sekaligus.
Rabu, 21 November 2012
The Orphan
Bagi saya film horror keluaran Hollywood itu jarang yang serem. Jatoh-jatohnya jadi konyol. Soalnya standar film horror yang serem buat saya ya yang diperankan oleh Susanna. Ga ada hantu lain yang lebih menyeramkan dibanding Kuntilanaknya Susanna. Selama ini cuma ada lima film horror Hollywood yang bagi saya serem banget (acak) :
1. Insidious
2. Final Destination
3. The Orphan
4. Woman in Black
5. Paranormal Activity
Sekarang saya bakal ngomongin tentang The Orphan. Saya ga pernah nonton film horror sampe kebawa mimpi. Kalo sampe kemimpi-mimpi berarti nih film parah horornya. The Orphan bercerita tentang keinginan sepasang suami istri Kate dan John Coleman (Vera Farmiga dan Peter Sarsgaard) untuk mengadopsi seorang anak, setelah mereka kehilangan anak ketiga mereka yang meninggal saat dilahirkan.
Tibalah mereka di sebuah panti asuhan, disana mereka langsung jatuh hati pada seorang gadis kecil berusia 9 tahun Esther (Isabel Fuhrman), sampai akhirnya setuju untuk mengadopsi gadis yang konon berasal dari Rusia tersebut. awalnya Kehadiran Esther disambut bahagia oleh Keluarga Coleman, kecuali si sulung Daniel yang iri dengan perhatian keluarganya yang lebih tertuju pada Esther. Namun, semakin hari mulai terjadi kejadian-kejadian buruk yang menimpa keluarga Coleman dan di setiap kejadian selalu melibatkan sosok putri baru mereka : Esther. Jadi siapa sebenarnya Esther ini?
Akting paling mencengangkan dipamerkan oleh aktris cilik Isabel Fuhrman yang baru berusia 12 tahun saat memerankan tokoh Esther. Perannya yang misterius dan ‘sakit’disebut-sebut sebagai penampilan aktris cilik paling memukau dalam satu decade terakhir. Ditambah lagi kemampuan dia untuk berdialog dengan bahasa inggris beraksen Eropa Timur, keren….sembah deh buat anak ini.
Jumat, 16 November 2012
Ruby Sparks…a beautiful Strange Fairy Tale
Falling in love is an active magic
so is writing
Ada yang sudah pernah nonton film ini? Well jika belum…I think you should. Filmya memang tidak merajai box office. Pemain-pemainnya juga asing bagi saya. tapi ceritanya menarik dan unik. Saya jarang nonton film romantic comedy yang ceritanya agak melenceng dari pakem romcom. So here it is the story line….
Cerita diawali dari seorang penulis one hit wonder bernama Calvin Weir Fields (Paul Dano) yang saking stresnya mencoba menghasilkan buku baru (bayangkan dia membuat bukunya yang best seller itu di umur 19 and he is 29 now) sampai membutuhkan sesi terapi dengan seorang psikiatris Dr. Rosenthal (Elliot Gould). Suatu malam, Calvin bermimpi….tentang seorang gadis dan, tiba-tiba lampu imajinasinya menyala, dia pun mulai menulis-menulis dan menulis…tentang gadis itu…Ruby Sparks, gadis yang dia gambarkan dalam mimpinya seperti ini : I thought you really the most beautiful girl I ever saw.
Lalu, Suatu pagi…taraa……Ruby Sparks (Zoe Kazan) muncul di dapur Calvin. Nyata, bisa disentuh dengan ciri-ciri persis yang digambarkan Calvin: 26 yo, raised in Dayton Ohio,ngefans Humprey Bogart dan John Lennon, dikeluarkan dari sekolah karena tidur dengan guru seni atau guru bahasa spanyolnya dan seorang pelukis. Lalu cerita pun mengalir, tentang Calvin si creator yang jatuh hati pada boneka ciptaannya yang tiba-tiba jadi nyata.
Kalau kamu pecinta film drama romantic yang ringan tapi penuh isi, Ruby Sparks bisa jadi pilihan. Ceritanya mungkin agak khayal yah..tapi love lessonsnya bagus banget. Beside…sinematografinya kece pula.
Jumat, 21 September 2012
What I Thought about sholat…
It is not about I try to become so religious if I talk about religion and the way we pray to God (and I’m not trying to become ustadzah indeed). Do what we do everyday is the reflection of our identity as Muslims? Well, Let what I talk later try to answer it.
Sebagai anak yang membawa identitas muslim sejak lahir, saya tentunya diberikan ilmu agama yang cukup oleh kedua orangtua saya. Saya diajari mengaji, sholat, rukun iman, rukun islam dan berbagai hal yang selayaknya perlu seorang anak ketahui mengenai agamanya. Dulu waktu saya kecil,saya sholat dan mengaji, hanya karena pengetahuan dangkal saya bahwasanya orang yang rajin beribadah akan masuk surga dan yang berbuat sebaliknya akan masuk neraka. That simple and…. shallow of course.
Saat di bangku kuliah lah saya mulai merasa bahwa solat adalah fasilitator saya untuk berbicara dengan Tuhan. Solat jadi medium saya untuk berharap, mengadu, bertanya, marah, menangis,dan berterima kasih. Dan tahukah kamu, Tuhan menyimak semua pembicaraan yang saya lakukan denganNya. Dia mendengar keluh kesah saya, memeluk saat saya sedih, menepuk bahu saat saya berbuat salah, dan menjawab doa-doa saya (in a way I don’t expect sometimes). So…it becomes a personal connection between me and God.
Dalam pandangan saya, seseorang yang menjalankan solat secara sungguh-sungguh berarti dia sudah punya ilmu ikhlas yang luar biasa. Maksudnya gini : solat itu makan waktu paling banyak 5 menit, tapi, untuk yang tidak mengikhlaskan 5 x 5 menitnya dalam sehari untuk solat pasti akan merasa itu menjadi 25 menit terpanjang dalam sehari. Susah sekali membasuh wajah untuk berwudhu, berat sekali menjejakkan langkah kaki menuju sajadah.malas sekali membuka mulut untuk mengucap takbir. Orang-orang yang dengan ikhlas membuang sifat sombongnya untuk menundukkan kepala, dan bersujud kepada Tuhan itulah orang-orang hebat yang saya sendiripun belum bisa mencapai ke tingkatan seperti itu.
Apakah kita perlu diingatkan untuk solat? Tentu saja. Semua orang butuh diingatkan, diberitahu, dibimbing, dipacu semangatnya untuk menuju ke arah yang lebih baik. But in my opinion (and once again, just my opinion, correct me if I’m wrong) solat itu seputar kesadaran. Kesadaran bahwa kita butuh Tuhan. Bukan Tuhan yang butuh umatNya untuk beribadah. Kalau kita solat saja butuh diingatkan oleh orang lain, berarti kita sebenarnya tidak terlalu ingat-ingat juga sama Tuhan. kita hanya ingat bahwa seseorang mengingatkan kita untuk ingat Tuhan. hehe…bingung ya? Uhm…the point is : kesadaran seorang umat untuk beribadah kepada penciptaNya, hanya bisa dipicu oleh kesadaran dari individu itu sendiri untuk berbicara dengan Tuhan, untuk bersyukur dengan segala apa yang sudah Tuhan beri pada dirinya.Jika untuk ingat dan bersyukur kepada penciptaNya saja dia butuh diingatkan lantas jika si reminder ini tidak ada, apa dia akan ingat lagi?
Izinkan saya mengutip salah satu ayat yang paling saya sukai, diambil dari Q.S Surat Ar-Rahman :
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
(Renungkan dan resapi satu kalimat dahysat itu ya folks!! See ya)
Sabtu, 31 Desember 2011
Tahun baru apa bedanya dengan tahun lama
Sejak kecil saya tidak pernah menganggap bahwa pergantian tahun masehi adalah sesuatu yang harus dirayakan. Jarang sekali saya dengan keluarga merayakan tahun baru. Yang biasa kami lakukan pada tanggal 31 Desember adalah tidur sedikit lebih malam, sambil nonton tv , lalu satu-satu undur diri ke kamar masing-masing. Ah ya...saya ingat satu kebiasaan saya waktu kecil pada malam pergantian tahun, biasanya ibu akan membangunkan saya tepat jam 12 malam, dan saya akan berlari ke luar rumah, mengambil terompet yang sudah bapak belikan, lalu saya tiup kencang-kencang di halaman. Setelah itu saya akan kembali ke kamar saya, dan sudah...tidur lagi . Tahun berlalu, dan saya tetap tidak menganggap tahun baru itu spesial. Mungkin pada saat saya kuliah saya biasa menghabiskannya bersama teman-teman. Atau seperti tahun kemarin, saya jalan-jalan nekad ke Jogja bersama salah seorang sahabat. Tapi tetap...tahun baru, bagi saya hanya seperti pergantian malam saja, plus perubahan angka pada kalender.
Saya tidak pernah membuat resolusi tahun baru....or maybe i stop making resolution since i know that i wont ever be able to keep on my plan for a year. I always have plan B while i never finish plan A. My life for me is a a dynamic changing every single day. Banyak maunya...tapi tidak merasa perlu bersusah-susah menyelesaikan rencana awal jika saya tahu it doesn’t work well. Galau ya hidup saya??? Hehe...
Bagi saya berubah tidak perlu menunggu tahun yang baru. Mengutip ungkapan Aa Gym...mulailah dari hal kecil, dan mulailah dari sekarang. Mungkin untuk sebagian orang, mereka perlu sebuah momen untuk memulai, dan momen itu adalah tahun baru. Well, nothing wrong with it, tapi bergeraklah menuju lebih baik, maju... bukan mundur.
So...happy new year folks....may it will be another good year for us, never regret your life...semua pengalaman, kenangan, cerita, sedih, bahagia, itu semua membentuk kamu yang ada hari ini. Life is the most harsh but best teacher also.
Saya tidak pernah membuat resolusi tahun baru....or maybe i stop making resolution since i know that i wont ever be able to keep on my plan for a year. I always have plan B while i never finish plan A. My life for me is a a dynamic changing every single day. Banyak maunya...tapi tidak merasa perlu bersusah-susah menyelesaikan rencana awal jika saya tahu it doesn’t work well. Galau ya hidup saya??? Hehe...
Bagi saya berubah tidak perlu menunggu tahun yang baru. Mengutip ungkapan Aa Gym...mulailah dari hal kecil, dan mulailah dari sekarang. Mungkin untuk sebagian orang, mereka perlu sebuah momen untuk memulai, dan momen itu adalah tahun baru. Well, nothing wrong with it, tapi bergeraklah menuju lebih baik, maju... bukan mundur.
So...happy new year folks....may it will be another good year for us, never regret your life...semua pengalaman, kenangan, cerita, sedih, bahagia, itu semua membentuk kamu yang ada hari ini. Life is the most harsh but best teacher also.
Rabu, 28 Desember 2011
Di suatu Sore di Sanggar Senam
(catatan ini saya buat hampir setahun yang lalu, saat ada teman saya yang lagi semanget banget mengolah tubuh...enjoy it)
Lagi nemenin temen senam aerobik nih. Saya sih nggak ikut, dulu pernah nyoba, tapi berhenti setelah hitungan jari kiri aja karena saya dan senam ternyata emang tidak ditakdirkan untuk bersama. Badan saya kaku, dan saya bukan pecinta kegiatan olahraga kecuali kegiatan nonton bulutangkis, formula one dan sepakbola dapat digolongkan sebagai berolahraga. Jadi inget dulu waktu kecil sering banget nemenin mamah senam (sekali lagi, cuma nemenin yang disama dengankan dengan nonton orang senam, tapi nggak pernah tertarik untuk ikut bergerak) dan dari pengamatan saya selama bertahun-tahun itu saya jadi bisa menggolongkan orang-orang yang ikut senam berdasarkan posisi mereka di tempat senam :
1. garis depan (satu sampe dua baris di belakang instruktur senam). Orang-orang yang ngambil posisi di depan adalah orang-orang yang paling niat untuk ikut senam. Biasanya orang-orang ini udah lama ikut senam atau emang niat banget pengen punya body ideal. Mereka udah apal mati sama gerakan-gerakan instruktur, gerakannya juga udah luwes. Atau bisa jadi mereka pengen banget ngurusin badan dan ngikutin kegiatan ini mulai dari pemanasan sampe pendinginan walau badan masih kaku.
2. baris tengah. Nah orang-orang yang berdiri di posisi tengah ini kadang niat kadang nggak. Biasanya setengah jalan senam ada yang istirahat dulu, duduk-duduk, ngambil minum,ngelap badan atau yang paling ekstrim ngobrol sama penjaga tempat senam (ini kejadian nyata, baru aja saya liat), tapi biasanya nanti mereka balik ke posisi awal kok.
3. garis belakang. Orang-orang baru, orang-orang yang ga punya bakat senam aka badan kaku (seperti saya), orang-orang yang telat datang, nah.....di sini nih orang-orang itu berkumpul. Untuk orang-orang baru, mungkin karena masih malu-malu untuk langsung ambil posisi depan, kalo yang badannya kaku, niat pengen senam, tapi nggak pede sama goyangan kakunya, kalo yang dateng telat mah emang udah hukum alam, harus dapet barisan belakang. Btw, orang-orang yang berdiri di posisi belakang ini juga yang keringetnya paling dikit lho,ga tau napa...we should do some research to make a scientific report about it.
Lagi nemenin temen senam aerobik nih. Saya sih nggak ikut, dulu pernah nyoba, tapi berhenti setelah hitungan jari kiri aja karena saya dan senam ternyata emang tidak ditakdirkan untuk bersama. Badan saya kaku, dan saya bukan pecinta kegiatan olahraga kecuali kegiatan nonton bulutangkis, formula one dan sepakbola dapat digolongkan sebagai berolahraga. Jadi inget dulu waktu kecil sering banget nemenin mamah senam (sekali lagi, cuma nemenin yang disama dengankan dengan nonton orang senam, tapi nggak pernah tertarik untuk ikut bergerak) dan dari pengamatan saya selama bertahun-tahun itu saya jadi bisa menggolongkan orang-orang yang ikut senam berdasarkan posisi mereka di tempat senam :
1. garis depan (satu sampe dua baris di belakang instruktur senam). Orang-orang yang ngambil posisi di depan adalah orang-orang yang paling niat untuk ikut senam. Biasanya orang-orang ini udah lama ikut senam atau emang niat banget pengen punya body ideal. Mereka udah apal mati sama gerakan-gerakan instruktur, gerakannya juga udah luwes. Atau bisa jadi mereka pengen banget ngurusin badan dan ngikutin kegiatan ini mulai dari pemanasan sampe pendinginan walau badan masih kaku.
2. baris tengah. Nah orang-orang yang berdiri di posisi tengah ini kadang niat kadang nggak. Biasanya setengah jalan senam ada yang istirahat dulu, duduk-duduk, ngambil minum,ngelap badan atau yang paling ekstrim ngobrol sama penjaga tempat senam (ini kejadian nyata, baru aja saya liat), tapi biasanya nanti mereka balik ke posisi awal kok.
3. garis belakang. Orang-orang baru, orang-orang yang ga punya bakat senam aka badan kaku (seperti saya), orang-orang yang telat datang, nah.....di sini nih orang-orang itu berkumpul. Untuk orang-orang baru, mungkin karena masih malu-malu untuk langsung ambil posisi depan, kalo yang badannya kaku, niat pengen senam, tapi nggak pede sama goyangan kakunya, kalo yang dateng telat mah emang udah hukum alam, harus dapet barisan belakang. Btw, orang-orang yang berdiri di posisi belakang ini juga yang keringetnya paling dikit lho,ga tau napa...we should do some research to make a scientific report about it.
Selasa, 15 November 2011
Maunya Nanti
Maunya nanti kalo kita tua
Kita tinggal di desa di kaki Gunung Merapi (mudah-mudahan ga sering meletus ya)
Kalo Anak-anak berangkat sekolah
Kita anterin naik sepeda motor ke tengah kota
Kalo hari libur kita jalan-jalan ke Parangtritis atau shopping di Beringharjo
Kalo malam kita masih bisa denger suara jangkrik di depan rumah sambil minum kopi ditemani lagu keroncong
Kalo lebaran kita kumpul di rumah si mbah di Sleman bareng sodara-sodara yg segambreng itu
Kalo ingin anak kita belajar sejarah
Kita ajak mereka ke Keraton trus kita kenalin sama Sri Sultan Hamengku Buwono IX, sultan, wakil presiden dan pahlawan nasional
Kalo anak-anak mau belajar warisan dunia
Kita ajak ke Borobudur dan prambanan aja, supaya mereka tahu bahwa kita bangsa berbudaya tinggi
Kalo pengen mengenang masa muda dulu, kita jalan-jalan malam berdua di malioboro,trus duduk2 di depan Gedung Agung sambil ngeliatin turis hilir mudik
Kalo sodara-sodara kita dari luar kota mau foto-foto,
ah bagian mana sih dari kota kita ini yang tidak layak dijadikan objek foto? Bawa saja ke benteng vrederburg atau gedung bank indonesia...viewnya cantik sekali.
......hmmm what a life :))
Lagi kangen Yogya....a city where i want to spend the rest of my life there...
Kita tinggal di desa di kaki Gunung Merapi (mudah-mudahan ga sering meletus ya)
Kalo Anak-anak berangkat sekolah
Kita anterin naik sepeda motor ke tengah kota
Kalo hari libur kita jalan-jalan ke Parangtritis atau shopping di Beringharjo
Kalo malam kita masih bisa denger suara jangkrik di depan rumah sambil minum kopi ditemani lagu keroncong
Kalo lebaran kita kumpul di rumah si mbah di Sleman bareng sodara-sodara yg segambreng itu
Kalo ingin anak kita belajar sejarah
Kita ajak mereka ke Keraton trus kita kenalin sama Sri Sultan Hamengku Buwono IX, sultan, wakil presiden dan pahlawan nasional
Kalo anak-anak mau belajar warisan dunia
Kita ajak ke Borobudur dan prambanan aja, supaya mereka tahu bahwa kita bangsa berbudaya tinggi
Kalo pengen mengenang masa muda dulu, kita jalan-jalan malam berdua di malioboro,trus duduk2 di depan Gedung Agung sambil ngeliatin turis hilir mudik
Kalo sodara-sodara kita dari luar kota mau foto-foto,
ah bagian mana sih dari kota kita ini yang tidak layak dijadikan objek foto? Bawa saja ke benteng vrederburg atau gedung bank indonesia...viewnya cantik sekali.
......hmmm what a life :))
Lagi kangen Yogya....a city where i want to spend the rest of my life there...
Rabu, 09 November 2011
Beruntung Pernah Hidup di Asrama
Juni 2003, untuk pertama kalinya saya menginjakkan kaki di asrama putri TPB IPB, tepatnya di gedung A2 lantai 2 kamar 248. Saya tidak pernah ingat tanggal pastinya, tapi yang pasti, saya ingat situasi saat itu, siang hari, terik, masih jadi calon mahasiswi culun bersepatu kuning (yeah norak, I know it ). Suasananya ramai riuh rendah oleh ribuan mahasiswi dari seluruh penjuru Indonesia plus keluarga (Seriously...kelak saya tahu disinilah satu-satunya tempat di mana saya punya teman mulai dari Aceh sampai Nusa Tenggara sana). Siang itu juga saya langsung menghuni kamar 248 itu, bersama 2 orang lainnya : Okpi dari Bogor, dan Vina dari Banjarnegara, satu rekan lainnya baru bergabung satu bulan kemudian, namanya Melly dari Padang.
Kamar kami terdiri dari 2 tempat tidur bertingkat 2, lemari dan meja belajar. Malam pertama menghuni, rasanya aneh, gamang, shock juga. Gak bisa nangis di malam pertama, karena saya pikir saat itu mamah masih di bogor belum pulang ke malang jadi rasanya hanya seperti acara menginap di rumah saudara saat liburan, besok sudah kembali ke kehangatan rumah. Baru nangis sembunyi-sembunyi setelah malam kedua hingga ketujuh, pertama kalinya mengurus diri sendiri. Mulai dari bangun pagi sampai tidur malam.
Setahun di asrama rasanya lebih banyak cerita lucu dan menyenangkan ketimbang cerita buruk. Semua dikerjain rame-rame oleh minimal tiga orang. Mulai dari bergadang rame-rame, cuma tidur 2 jam pas ospek gara-gara ngerjain tugas yang kalo sekarang dipikir-pikir berasa aneh, dan gak masuk akal. Ngerjain temen satu lorong yang ulang tahun. Nonton AFI (Akademi Fantasi Indosiar-waktu itu lagi happening banget) di asrama sebelah gara-gara TV di asrama sendiri gak bisa nangkep Indosiar. Nonton berjamaah At The Dolphin Bay (film seri mandarin yang juga happening banget) sampe rela lari-lari dari kampus biar dapet posisi PEWE di depan tv-maklum satu lantai asrama yang dihuni 200an mahasisiwi cuma difasilitasi satu unit teve 20 inci-. Ngecengin pak satpam ganteng yang disinyalir mahasiswa yang kerja sampingan (haha...bego banget). Rame-rame makan di kantin asrama sebelah gara-gara kantin asrama sendiri masakannya gak enak. Maen kartu gaya siskamling sampe disangka lagi judi dan di-istigfar-in sama kakak Senior Residen-SR-(pengawas asrama, diambil dari kakak-kakak kelas yang rela ngurus junior-juniornya yang bangor banget). Nangis bareng pas ada acara muhasabah di asrama, inget keluarga yang nun jauh di kampung halaman. Oon bareng gara-gara nggak pernah berhasil dapet minimal B kalo ujian kalkulus. Nyuci bareng, mandi bareng, belajar bareng. Duh...kok jadi kangen ya sama temen-temen asrama?? Semua temen lorong 9 yang geblek bareng jaman TPB.
Dulu, sempet merutuk saat masuk asrama, tapi sekarang merasa beruntung banget, karena lewat asrama saya belajar untuk jadi anak yang mandiri dan kuat. Saya beruntung pernah masuk asrama karena kebiasa mengurus seluruh keperluan sendiri. Nyuci baju, makan, nyetrika, menggiring galon (jadi kalo mo ngambil air galon, harus melewati lorong-lorong berbentuk U dengan cara galon direbahkan dan didorong pake kaki), rela naek turun KRL ekonomi JKT_BGR ke rumah sepupu di jakarta gara-gara takut ditinggal sendiri di asrama, sampe ga punya duit karena kiriman ortu telat sehingga merogoh-rogoh seluruh kantong celana jeans dan kemeja sampe kekumpul 8000 perak pun pernah terjadi. Jadi saya benci banget sama orang yang gampang merengek dan mengeluh plus selalu minta dilayani, because you know what? You never know how difficult it was when you live by yourself and so far away from your comfort zone. Berusaha belajar bertanggung jawab pada diri sendiri demi membanggakan kedua orang tua yang memeras tenaga demi keberhasilan anak-anaknya.
Untuk seluruh angkatan 40-2003 IPB, kangen masa-masa itu..........8 tahun yang lalu.
Senin, 07 November 2011
Dari Kamu, Aku Belajar
Kamu tidak pernah berniat untuk memberikanku pelajaran apapun. Bahkan dalam banyak hal, kamu bukanlah contoh yang baik dalam hidup aku. Kamu pemalas, sombong, irresponsible, banyak omong,....begitu mudah aku menyebut semua kelemahanmu, dan hanya secuil kelebihan yang kamu miliki...kamu bisa buat aku tersenyum sendiri sepanjang hari, dan aku tahu aku mungkin sudah jatuh cinta padamu jauh sebelum aku menyadarinya.
Kamu tidak mencintaiku. Itu satu hal yang aku tahu pasti. Dan karena itu aku belajar.....belajar untuk tidak berharap, bahwa sebesar apapun rasa cinta aku sama kamu, kamu bahkan tidak akan pernah mengingatku sebanyak aku mengingatmu dalam setiap helaan napasku.aku belajar untuk mencintai dalam diam, bahwa sebesar apapun aku menginginkanmu di sini selamanya bersamaku, aku tidak akan pernah bisa mengatakannya padamu.dan kamu tidak akan pernah ada di sini di sampingku. Semua tersimpan rapi dalam hatiku
Darimu aku belajar....untuk tersenyum bahkan disaat tidak ada bahagia denganmu yang bisa kujelang. Karena aku mungkin dengan sendirinya sudah paham dan mengerti tentang arti mengikhlaskan. Mungkin saat kamu sudah berlalu dan tinggal kenangan di sini, di hati...kamu akan selalu jadi ingatan indah, tempat aku belajar untuk jadi dewasa dan manusia yang lebih baik. Terima kasih cinta, karena sudah hadir di sini, saat ini, untuk selamanya....
Kamu tidak mencintaiku. Itu satu hal yang aku tahu pasti. Dan karena itu aku belajar.....belajar untuk tidak berharap, bahwa sebesar apapun rasa cinta aku sama kamu, kamu bahkan tidak akan pernah mengingatku sebanyak aku mengingatmu dalam setiap helaan napasku.aku belajar untuk mencintai dalam diam, bahwa sebesar apapun aku menginginkanmu di sini selamanya bersamaku, aku tidak akan pernah bisa mengatakannya padamu.dan kamu tidak akan pernah ada di sini di sampingku. Semua tersimpan rapi dalam hatiku
Darimu aku belajar....untuk tersenyum bahkan disaat tidak ada bahagia denganmu yang bisa kujelang. Karena aku mungkin dengan sendirinya sudah paham dan mengerti tentang arti mengikhlaskan. Mungkin saat kamu sudah berlalu dan tinggal kenangan di sini, di hati...kamu akan selalu jadi ingatan indah, tempat aku belajar untuk jadi dewasa dan manusia yang lebih baik. Terima kasih cinta, karena sudah hadir di sini, saat ini, untuk selamanya....
Langganan:
Postingan (Atom)




























